6dxHRBFGRKAyUIIqbYZwq3xKt8iSxrQ4Q0yCi2zx

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

9 Tempat Destinasi Wisata di Kepulauan Derawan


Kepulauan Derawan

Tempat Destinasi Wisata di Kepulauan Derawan


Sekut.net - Tempat Destinasi Wisata di Kepulauan Derawan Salah satunya tujuan wisata yang go-international punya Indonesia berada di Kepulauan Derawan. Objek wisata berbentuk rangkaian pulau ini ada di Berau, Kalimantan Timur. Kepulauan Derawan mencakup 3 kecamatan diantaranya Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk-Biduk. Wisata bahari adalah pertunjukan favorit yang memancing ketertarikan pelancong sampai luar negeri. Surga terselinap di Laut Sulawesi ini diputuskan selaku calon situs peninggalan dunia oleh UNESCO pada tahun 2005. Kepulauan Derawan mempunyai seputar 31 pulau dengan 4 pulau yang terpopuler. Beberapa pulau itu diantaranya Pulau Maratua, Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, dan Pulau Kakaban. Teritori pulau mempunyai ekosistem pesisir seperti terumbu karang, padang lamun, dan rimba bakau. Ekosistem-ekosistem itu jadi habitat alami dari beberapa hewan yang diproteksi. Masuk teritori wisata Kepulauan Derau tidak diambil ongkos retribusi atau tiket masuk. Pengeluaran pelancong makin lebih sering dipakai untuk ongkos transportasi dan pondokan.

Kepulauan Derau bisa didatangi kapan pun tiap hari sepanjang 24 jam. Di beberapa pulau spesifik mempunyai jam bertandang yang dianjurkan disamakan dengan objek yang akan dicicipi. Empat pulau terpopuler di Kepulauan Derawan mempunyai daya magnetnya semasing. Sejumlah besar tempat di Kepulauan Derawan didiamkan tumbuh dengan alamiah untuk jaga kesetimbangan ekosistem. Ekosistem yang terbangun memberi panorama alami yang eksotis dengan bermacam kekayaan alam didalamnya. Perjalanan ke arah Kepulauan Derawan dapat diawali pada Jakarta-Balikpapan-Bandara Kalimarau Berau dengan perkiraan waktu 5 jam. Dari Lapangan terbang Kalimarau diteruskan dengan perjalanan darat ke arah Dermaga Tanjung Batu. Dari Dermaga Tanjung Batu harus naik speedboat ke arah Derawan. Hari awal dari perjalanan ini bisa pelancong habiskan dengan istirahat di pondokan Pulau Derawan yang sudah diputuskan. Pulau Derawan jadi tujuan awalnya diperjalanan menelusuri beberapa pulau di Kepulauan Derawan. Pondokan di Pulau Derawan memiliki desain rumah pentas yang menjuru ke laut. Kaki-kaki fondasinya tertancap dalam pasir putih yang terbenang air jernih. Seakan membuat rumah berkunjung itu terapung di atas air.


Wisata di Kepulauan Derawan

1. Water Cottage Pulau Derawan

Pulau dengan penghuni terbanyak antara beberapa pulau yang lain ini bukan hanya menyajikan pantai yang jernih. Kamu dapat beraktivitas lain seperti naik sepeda keliling pulau, beli souvenir atau ikan, dan nikmati sunset di pelabuhan. Waktu liburan ke Kepulauan Derawan, kamu bisa juga bermalam di pulau ini sebab ada beberapa cottage pada harga dapat dijangkau yang tempatnya di atas air. Demikian keluar kamar, hal pertama yang akan kamu saksikan ialah panorama laut terlepas. Untuk yang suka menyelam, janganlah lupa sempatkan diri untuk berenang bersama penyu hijau. Tidak jauh dari tempat pondokan, kamu dapat turun langsung ke laut untuk snorkeling menyaksikan penyu dan bermacam jenis terumbu karang.


2. Pulau Maratua

Pulau Maratua ialah pulau paling besar di Kepulauan Derawan dengan warga semakin sedikit dibanding Pulau Derawan. Kecuali populer dengan resor dan villa di atas air, Pulau Maratua mempunyai keindahan alam dan bawah laut yang mengagumkan. Di sini kamu akan mendapati banyak pelancong asing yang tiba untuk diving. Bahkan juga sebab keelokannya, pulau ini dikatakan sebagai Maldivesnya Indonesia. Tidak boleh bingung sebab banyak spot diving yang dapat kamu kunjungi di sini. Saat itu buat kamu beberapa pencinta photografi, pulau dengan pasir putih dan laut warna toska ini pas jadi tempat untuk memburu photo Instagrammable.

Wisata di Pulau Maratua diantaranya berdestinasi di Gua Halo Tabung dan Maratua Paradise Resor. Di Gua Halo Tabung pelancong bisa nikmati berenang di air dalam gua horizontal. Dinding gua ini tercipta dari batu-batuan karang sama air asin yang dari laut. Untuk fans adrenalin bisa coba melonjak dari pinggir tebing dengan kedalaman seputar 17 meter. Di Maratua Paradise Resor pelancong bisa memberikan kepuasan diri dengan wisata snorkeling. Di seputar posisi ini banyak berdiri resor dan pondokan di mana beratus-ratus ikan bergabung. Airnya yang tenang dan lindungan rumah di atas air jadi tempat yang nyaman untuk ikan. Posisi snorkeling memiliki jarak seputar 400 mtr. dari bibir pantai. Masih di seputar Maratua Paradise Resor ada tempat restaurant untuk melepaskan capek. Di tempat ini ada spot berpose elok dengan latar gazebo kayu atau jembatan antara taman hijau. Dari pulau ini pelancong dapat memperhatikan beberapa kumpulan penyu yang berenang ke atas.


3. Pulau Kakaban

Di tengah-tengah Pulau Kakaban ada satu danau yang disebut habitat beberapa macam ubur-ubur. Pelancong bisa berenang di danau ini didampingi beberapa ribu ubur-ubur yang tidak menusuk. Satu perihal yang harus diingat, walau komunitas ubur-ubur di danau ini termasuk banyak, seluruh pengunjung diharuskan jaga kelestarian danau. Ada pembatasan untuk melonjak atau berenang dengan fin, sebab akan mencelakakan habitat ubur-ubur itu. Agar tidak mencemarkan habitat ubur-ubur dianjurkan seharusnya tidak memakai lotion badan waktu berenang. Disamping itu seharusnya tidak melonjak saat masuk danau sebab ubur-ubur benar-benar peka dan rawan akan sentuhan manusia. Ubur-ubur yang ada di danau ini kehilangan sengatnya bersamaan dengan evolusi karena tidak ada predator. Tipe ubur-ubur yang menempati danau ini diantaranya Mastigias papua, Aurelia aurita, Cassiopeia ornata, dan Tripedalia cystophora. Air Danau Kakaban awalannya berawal dari air laut yang terjebak di tengah-tengah pulau.

Pulau Kakaban mempunyai laguna namanya Kehe Daing yang bermakna lubang ikan. Kamu akan mendapati laguna elok sama air warna hijau toska dan putih. Kehe Daing yang berarti lubang ikan ini berada dibagian belakang Pulau Kakaban. Kecuali berenang di lagunanya, kamu harus juga mencari gua karst dengan panjang lebih kurang 7 meter dan snorkeling di muka gua. Ada beberapa ikan beragam warna dan telur ikan di lubang ikan itu. Laguna elok ini mempunyai air laut yang jernih warna kebiruan, berawal dari sinaran bias cahaya matahari.


4. Pulau Sangalaki

Di Pulau Sangalaki pelancong bisa berkunjung tempat penangkaran penyu. Pelancong dapat turut melepaskan liarkan tukik ke arah laut jika kini saatnya telur-telur menetas. Pelepasan tukik umumnya dikerjakan pada malam hari sebab lebih aman dari gempuran predator. Bila menelusuri di pulau ini dianjurkan kenakan alas kaki untuk menghindar sakit karena sisa cangkang yang bersatu dengan pasir putih. Disamping itu untuk menghindar mencapai ikan pari yang menyukai bersembunyi di bawah pasir di seputar pantai. Di Pulau Sangalaki pelancong dapat nikmati snorkeling. Bila mujur pelancong bisa menyaksikan dan berenang bersama ikan pari Manta.

Di Sangalaki, ada rumah untuk beberapa sukarelawan perduli penyu yang bekerja mengecek sarang untuk selamatkan beberapa anak penyu agar tidak mati sebab naiknya air laut atau sebab tingkah manusia. Disamping itu ada pula beberapa hewan yang lain sepeti burung, kadal, dan biawak. Nah, di saat spesifik kamu dapat menyaksikan aktivitas pelepasan tukik atau penyu kecil ke lautan. Pelepasan ini umumnya dikerjakan sore hari untuk menghindar predator yang lain akan memakan tukik-tukik kecil itu.


5. Pulau Manimbora

Wisata favorit paling akhir di Kepulauan Derawan yang perlu berada di itinerary kamu ialah Pulau Manimbora. Dikatakan sebagai Bikini Bottomnya Kalimantan Timur, pulau ini kecil ini tawarkan panorama pantai pasir putih yang dikitari laut biru disekelilingnya. Pengunjung dapat menelusuri Pulau Manimbora dengan berjalan kaki keliling pulau, berenang, bermain air, berpose modern, sampai nikmati sunset pada sore hari. Desir ombak, langit ceria, jernihnya pantai, dan pohon kelapa yang membubung tinggi tentu membuat kamu betah berlama-lama.


6. Manta Poin

Untuk kamu yang pengin mengeksplor keelokan hewan laut di Kepulauan Derawan, coba untuk singgah ke Manta Poin. Ada tidak jauh dari Pulau Sangalaki, temanan pari manta raksasa ini dapat kamu saksikan di tengahnhya laut biru. Tidak perlu khawatir, sebab manta ray ini tidak akan menyerbu atau beracun, kok. Kamu dapat senang snorkeling atau diving di Manta Poin sekalian nikmati keelokan terumbu karang yang ditempati bermacam tipe ikan beragam warna. Persiapkan camera underwater kamu, ya!


7. Gusung Sanggahlau

Gusung Sanggahlau adalah wilayah gusung pasir yang terlihat waktu air laut sedang kering. Pasirnya yang putih bersih menyajikan panorama alami selaku spot berpose yang menarik. Untuk berkunjung gusung ini dianjurkan saat sebelum sore datang persisnya saat sebelum air laut kembali pasang. Pulau kecil berpasir putih di Kepulauan Derawan ini ialah gundukan pasir yang tampil bila air laut sedang kering. Sedang waktu pasang, karena itu pulau ini akan raib tertutup air. Posisinya lumayan dekat dari Pulau Derawan, cuman beberapa waktu dengan speedboat. Tempat ini pas sekali untuk nikmati cantiknya sunset di tepi pantai.


8. Danau Labuan Cermin

Objek wisata ini berada lumayan jauh dari Pulau Derawan, kamu perlu tempuh seputar 3 jam dengan speedboat. Tetapi ditanggung kamu tidak akan menyesal waktu sampai ke danau ini, apa lagi waktu turun untuk berenang. Sama namanya, Danau Labuan Cermin populer sebab kejernihan airnya yang seperti cermin, bahkan juga kamu dapat menyaksikan ke landasan danau yang berbentuk pasir laut. Labuan Cermin dikenal juga selaku Danau Dua Rasa, sebab rasa asin di atas danau dan rasa tawar di landasan danau. Ini mengakibatkan ikan-ikan berenang secara terpisah, jadi kamu dapat dengan gampang membandingkan tipe ikan air tawar dan ikan air laut.


9. Whale Shark di Talisayan

Ke arah spot Whale Shark atau hiu paus memiliki jarak menempuh 30 menit dari Pulau Derawan. Hiu paus ini sering dicicipi sekitar pada Bulan Desember sampai Maret. Hiu paus ini dapat diketemukan di Talisayan yang disebut spot berkumpulnya spesies itu. Di perairan Talisayan, ikan memiliki tubuh besar ini kerap nampak di seputar bagan nelayan. Ikan-ikan kecil yang dilempar nelayan umumnya jadi makanan hiu paus, jadi tidak demikian susah untuk mendapati ikan raksasa itu. Hiu paus ialah hewan sangat jarang yang banyaknya cuman capai 63 ekor di perairan Talisayan.


Related Posts
Terbaru Lebih lama
sekut.net
Media Informasi Sekut Seputar Traveling.

Related Posts

Posting Komentar