6dxHRBFGRKAyUIIqbYZwq3xKt8iSxrQ4Q0yCi2zx

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Destinasi Wisata Tana Toraja di Sulawesi Selatan


Tana Toraja

Destinasi Wisata Tana Toraja di Sulawesi Selatan


Sekut.net - Toraja adalah salah satunya Kabupaten di Sulawesi Selatan yang telah seringkali terdengar namanya di telinga beberapa pelancong di semua nusantara. Bagaimana tidak, Toraja populer dengan beberapa adat dan budaya yang unik dan masih kental. Disamping itu di wilayah ini benar-benar banyak diketemukan beberapa tempat wisata yang demikian cantik dan eksotis.

Tempat wisata Tana Toraja sama dengan pernyataan "tidak wajar" untuk beberapa warga, ingat banyak pusara yang jadi tujuan wisata. Tetapi alam di Tana Toraja tawarkan eksotisme yang tidak kalah cantik. Pikirkan, Anda dapat menyaksikan bukit membubung yang dibelah oleh sungai, mengingati kita di dunia dari film animasi, Avatar The Legend of Aang.


1. Kete Kesu

Kete Kesu adalah salah satunya dusun wisata di Tanah Toraja yang sering jadi objek wisata sebab mempunyai panorama tarik, seperti kompleks rumah tradisi atau yang kerap disebutkan dengan Tongkonan. Nah di Tongkonan ini kerap jadi tempat simpan mayat saat sebelum dipendam. Di Kete Kesu ada satu bukit yang ucapnya dipenuhi oleh beberapa benda purbakala berumur beberapa ratus tahun. Disamping itu, ada juga goa-goa kecil yang mempunyai peranan selaku tempat simpan mayat tiada dipendam. Bila Anda berasa ditantang dan ingin tahu jadi tidak ada kelirunya untuk mendatanginya.


2. Londa

Londa ialah satu pusara yang berada di Toraja, sudah pasti tempat ini harus Anda datangi. Spot itu diketahui dengan wisata religius. Bertandang ke sana akan nampak ada beberapa beberapa orang yang tiba berdoa untuk beberapa roh yang disemayamkan disitu. Tempatnya vital dan gampang dicapai. Seputar lebih kurang cuman 7 kilometer bila Anda pergi dari Kota Rantepo. Banyak akses yang dapat Anda pakai untuk ke arah ke sana seperti ojek dan persewaan kendaraan.

Walau cukup mistik, tetapi sebab dikitari pegunungan membuat udara disekelilingnya condong sejuk. Ada juga tebing yang dipakai selaku letak dari peti mati. Berkesan artistik, janganlah sampai lupa untuk memburu photo selaku kenangan. Tempat dapat dikunjungi dari jam 08.00 hingga 17.00 WITA.


3. Batutumonga

Pernah dengar negeri di atas awan? Datanglah saja ke Batutumonga.  Masalahnya Anda akan menyaksikan bentangan awan luas dari pucuk seperti luasnya lautan, benar-benar elok. Sama seperti seperti film kartun dahulu yang populer, bukit teletubbies jadi panggilan untuk spot itu.

Posisinya ada di lereng Gunung Sesean dan memiliki jarak lebih kurang 25 kilometer dari Kota Rantepao dan 10 kilometer dari Lolai. Ini memanglah bukan di pucuk gunungnya, tapi disini Anda dapat menyaksikan sawah, langit, dan kabut awan.


4. To Tombi

Selain Batutumonga ada juga negeri di atas awan lainnya yaitu To’Tombi. Tawarkan udara yang sejuk, dan mempunyai ketinggian 1300 mdpl, pengunjung dapat menyaksikan panorama spesial waktu pagi hari sebab kombinasi matahari keluar dan selimut kabut yang mengagumkan. Kecuali kemping, Anda bisa juga menambahkan koleksi photo di account Instagram sebab ada beberapa spot elok di To'tombi seperti kebun bunga, jembatan dan naik sepeda di atas ketinggian. Terakhir kali biaya masuk ke tempat wisata ini adalah sebesar 15.000 rupiah per orang.


5. Kalimbuang Bori

Bori Kalimbuang adalah formasi kompleks batu megalitik yang berdiri membubung di atas padang rumput Bori, Sesean, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Keseluruhan ada 102 batu yang membubung di tempat Bori Kalimbuang, yang disebutkan oleh warga di tempat selaku "simbuang batu". Batu-batuan yang tinggi ini adalah menhir yang dibikin waktu persemayaman mayat. Di tempat ini kerap dikerjakan upacara spesial kematian. Dipenuhi oleh batu-batuan yang berdiri membuat berkesan eksotis, tetapi benar-benar baik untuk jadi posisi hunting photo.

Perlu waktu tenaga yang banyak untuk hasilkan batu sama seperti yang berada di Bori Kalimbuang. Harga batunya beritanya berkompetisi dengan sewa rumah. Lumrah, untuk mendapatkan batu menhir itu, keluarga yang ditinggal harus minta bantuan atau bayar kuli untuk ambil batu di atas gunung dan dipoles demikian rupa. Selanjutnya batu digulung secara gotong-royong ke kompleks Bori Kalimbuang. Perlu beberapa puluh orang yang bekerja untuk mengoles sampai membawanya. Proses pengambilannya susah dan beresiko tinggi. Apa lagi jika almarhum berawal dari orang kaya, ukuran batu memengaruhi strata sosial makin tinggi batu yang dibikin, makin besar banyak kerbau yang digunakan waktu upacara tradisi kematian dan makin tinggi derajat kebangsawanan orang itu. Sesungguhnya batu-batuan ini dipakai selaku pengikat hewan-hewan yang akan disembelih waktu upacara, entahlah itu babi, sapi, kerbau atau anoa. Dari narasi warga di tempat umur batu-batuan itu telah lebih dari beberapa ratus tahun.


6. Ollon

Ollon adalah objek wisata alam kegemaran beberapa anak karena bukitnya yang demikian luas membuat mereka bebas dan bebas bermain. Posisinya sendiri ada di Dusun Berbau, Kecamatan Bonggakadeng. Bonggakaradeng ialah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan. Daerah ini mempunyai tujuan wisata yang mempertunjukkan rentang alam yang luas dan padang rumput hijau. Daya magnet intinya ialah panorama barisan gunung yang seperti permadani yang dibelah saluran sungai. Posisi bukit Teletubies ialah tempat paling bagus untuk menyaksikan bentangan pegunungan dan nikmati atmosfer perdesaan.

Bila pergi dari Kota Makale jarak tempuhnya lebih kurang seputar 45 kilometer dan dapat dicapai dalam kurun waktu 1 jam.Kecuali beberapa anak , banyak komune dan keluarga yang habiskan berliburnya di sini. Cukup banyak juga yang kemping untuk rasakan cantiknya daya tarik alam dan udara sejuk pada malam hari. Banyak pula yang ambil gambar sebab memilki background baik untuk jadi objek foto. Objek wisata ini buka sepenuhnya selama 24 jam.

Tempat ini benar-benar pas untuk yang menyukai aktivitas kemping dan rutinitas alam bebas. Anda dapat menyaksikan burung beterbangan dengan bukit-bukit Ollon yang terbentang luas, sungai dengan saluran air yang jernih, menganakemaskan mata dengan panorama alami yang demikian asri. Waktu matahari keluar, bakal ada awan kabut yang menyelimutinya perkebunan dengan temperatur yang sejuk.


7. Tongkongan Pallawa

Tempat wisata Tana Toraja kesempatan ini adalah teritori dusun yang monumental, tempat di mana rumah tradisi Tongkonan, rumah tradisi ciri khas Sulawesi Selatan, yang paling tua di Tana Toraja dan tetap terlindungi sampai saat ini. Untuk capai ke situ, Anda harus tempuh perjalanan sepanjang tujuh jam dari kota Makassar. Sesampainya di dusun, Anda akan menyaksikan lingkungan yang benar-benar asri, dengan atmosfer udara yang semakin lebih sejuk dari kota Makassar dan posisi dusun ini ada di daerah bukit-bukit yang curam.

Di Toraja benar-benar ada banyak tempat untuk lakukan upacara adat di semasing wilayah yang mereka menempati. Diantaranya di Dusun Pallawa. Dusun Pallawa ini mempunyai Tongkongan, yakni satu rumah dari nenek moyang yang dipakai untuk simpan mayat dan biasanya dibuat berupa rumah tradisi dengan atap yang seperti perahu dan diatur dengan bambu.  Ada 11 rumah Tongkonan dengan alat penumbuk padi tradisionil di dusun ini. Pemilik aslinya tidak akan tempati rumah ini, karena ada keluarga yang beli seluruh rumah tradisi yang berada di daerah dan masyarakat asli dusun tinggal ada di belakang rumah Tongkonan. Konon rumah Tongkonan ini ialah saksi bisu kerasnya perang antar-desa.


8. Museum Ne' Gandeng

Yayasan Keluarga Besar Ne' Gandeng ialah lindungan untuk Museum Ne' Gandeng, salah satunya nenek moyang paling tua di Tanah Toraja. Museum ini terjaga dari Ne' Gandeng yang disebut individu dengan kepedulian pada budaya dan warga seputar. Selanjutnya selang beberapa saat inspirasi untuk membuat museum di sini tampil dari nenek moyang seterusnya selaku wujud penghormatan kematian Ne' Gandeng. Dan beberapa pondok benar-benar disiapkan untuk penyemayaman masyarakat Toraja. Terakhir kali biaya masuk ke museum ini berada di kisaran 10.000 rupiah per orangnya.


9. Air Terjun Tujuh Tingkat

Dari namanya saja sudah pasti ketebak jika spot ini mempunyai kekhasan tertentu yakni ada tujuh jenjang di air terjun itu. Dengan ketinggian yang berbeda hasilkan debet besar sekali hingga membuat air yang turun dapat dirasa dari terlalu jauh. Air yang mengucur di sini benar-benar bersih dan jernih, oleh karena itu banyak beberapa pengunjung yang tiba untuk mandi dan berenang. Disamping itu pemandangan dan panorama yang dihidangkan juga cantik.


10. Air Terjun Sarambu Assing

Air Terjun Sarambu Assing persisnya berada di Lembang Patongan Kecamatan Bittung. Air terjun ini berawal dari sumber mata air di pegunungan, hingga airnya berasa dingin dan fresh. Anda juga dapat mandi dan berenang di spot itu. Tapi sebab termasuk wisata baru dan masih ada di penjuru jadi akses ke arah air terjun ini belum juga optimal. Jalan yang setapak tidak mungkin bawa kendaraan motor.


11. Air Terjun Sarambu Sikore

Memiliki jarak 50 kilometer dari kota Rantepao, Sarambu Sikore mendatangkan daya tarik air terjun alami dengan nuansa yang mempersejuk dan beri kesegaran. Dengan akses yang gampang dilewati, Sarambu Sikore jadi salah satunya tujuan wisata Tana Toraja yang memikat buat didatangi. Atmosfer alam yang alami, air terjun yang bersih dan debet airnya benar-benar deras, berlibur Anda di air terjun ini ditanggung akan mengagumkan. Panorama alami ini disokong oleh rimba yang teduh, dengan nyanyian burung semenjak pagi sampai petang.


12. Tana Toraja

Diketahui dengan warga yang memiliki keyakinan yang kuat dengan adat, ketentuan dan ritusnya, Tana Toraja jadi tempat yang paling harus dikunjungi. Kecuali bisa mendapati banyak beberapa hal baru, sudah pasti Anda bisa juga sekalian belajar mengenai budaya yang lain berada di Indonesia. Beberapa pagelaran festival umumnya dikerjakan di sini pada bulan Desember. Tidak cuma pelancong lokal, wisatawan asing juga cukup banyak yang tiba ke Tana Toraja untuk melihat perlihatkan budaya dan upacara tradisi yang akan diadakan.


13. Limbong

Di Dusun Limbong ada satu tempat wisata pemandian alam, namanya yakni Kolam Alam Limbong. Untuk dapat sampai ke spot ini cukup melawan dan diperlukan fisik kuat, sebab Anda perlu mendaki anak-anak tangga. Sesampainya di kolam Limbong, Anda akan kagum dengan keelokan kolam. Kolam air ini ialah telaga kecil yang terletak 2 kilmeter dari kota Rantepao. Panoramanya benar-benar epic, tebing batu cadas dan hijaunya air bersatu hasilkan panorama yang tarik. Airnya demikian jernih dan bersih banyak tebing tinggi disekelilingnya. Walau air kolam ini masih mempunyai cerita-cerita mistik cukup banyak pengunjung yang suka mendatanginya, dimulai dari beberapa anak sampai orang dewasa bahkan juga senang menceburkan diri ke kolam.

Akses ke arah kolam juga baik. Sarananya juga komplet, terhitung kehadiran beberapa rumah makan dan toilet. Anda bisa juga naik sepeda air sekalian menyaksikan rindangnya pohon-pohon yang menjuru ke perairan. Nyanyian burung yang bersorak-sorai ikut memeriahkan daya tarik alam di seputar telaga, tebing yang tinggi memantulkan gaung alam dan mendatangkan rileksasi. Sebagai wisatawan lokal, anda hanya perlu merogoh kocek sebesar 10.000 rupiah saja untuk dapat memasuki tempat wisata ini.


14. Pusara Goa Londa

Walau dinamakan demikain tetapi tempat ini tidak seperti goa biasanya sebab spot itu adalah salah satunya pusara yang paling diketahui di Toraja. Walau berbentuk satu penyemayaman, Anda tak perlu takut dengan narasi mistik yang ada. Faktanya, tempat ini jadi objek wisata dan dibuka oleh umum. Bila pengin masuk di dalam goa, Anda perlu sewa petromak yang dipunyai masyarakat di tempat dengan bayar 25.000 rupiah. Beberapa tengkorak-tengkorak manusia bisa menjadi sajian panorama yang diketemukan waktu masu ke dalamnya.


15. Gua Lemo

Objek wisata yang lain yang mengusung budaya Toraja ialah Lemo. Spot ini diketahui selaku rumah beberapa roh oleh masyarakat seputar. Saat sampai di tempat itu, Anda akan langsungmelihat beberapa mayat yang tersimpan, baik yang berada di terbuka atau tertutup. Tidak seperti pusara biasanya, Lemo gampang dijangkau untuk publik umum. Tata langkah penyemayaman masyarakat bangsawan Toraja yang unik jadi daya magnet tertentu untuk pelancong untuk saksikan secara langsung liang pusara yang ada dalam batu gua. Bukit-bukit kapur yang bercorak keputihan memberikan rona warna tertentu hingga pusara jauh dari kesan-kesan menyeramkan.

Ada macam patung kayu yang menghias bukit pusara. Untuk tradisi di tempat, patung yang dibikin harus seperti orang yang telah wafat dan jasadnya disemayamkan ke dalam batu. Tiap keluarga mempunyai tempatnya sendiri dalam bukit, begitupun dengan pengaturan patung kayu. Bila mereka sedarah dan mempunyai ikatan keluarga, patung-patung itu dijejerkan dengan nenek moyangnya yang terlebih dahulu wafat. Walau jadi liang pusara, Lemo mempunyai daya tarik tertentu. Panorama stalaktit dan stalakmit gua memberi rona warna alam yang epic. Cahaya matahari yang tampil dari antara gua memberikan sinar hingga kontur warna gua nampak elok. Dari beberapa lubang gua itu juga pengunjung bisa menyaksikan panorama alam disekelilingnya yang tidak kalah hebat.


16. Marante Tondon

Di Toraja, kemampuan budaya dan tradisinya yang cukup kental masih dikerjakan sampai saat ini. Beberapa tempat penyemayaman banyak juga di sini, kecuali beberapa yang telah kita ulas awalnya ada pula Marante Tondon. Tempat ini dibuka untuk umum, jadi Anda dapat tiba dan melihat beberapa beberapa benda riwayat yang ada. Mempunyai letak lumayan strategis, tidaklah aneh jika banyak pelancong suka tiba ke sini.


17. Lokomata

Sama dengan penyemayaman yang lain di Toraja. Lokomata dikenal juga selaku tempat simpan mayat. Antiknya Lokomata ada di tepi jalan raya. Lokomata sendiri mempunyai makna lubang. Berarti tempat ini terbagi dalam batu yang besar sekali dan dilubangi selaku peranan menyimpan mayat. Bila batu ini telah mempunyai banyak lubang berarti sudah dipakai oleh banyak orang. Umumnya pada sebuah lubang dipakai untuk penyemayaman sekeluarga.


18. Gumuk Pasir Sumalu, Toraja Utara

Rupanya gumuk pasir bukan hanya berada di Yogyakarta. Di Tana Toraja punyai kompleks bukit-bukit pasir yang daya tariknya tidak kalah elok. Tempat Wisata Tana Toraja ini namanya Gumuk Pasir Sumalu, yang dahulunya kerap dinamai Bukit Pa'buyan. Tempat pasir ini bukanlah sembarangan gundukan, pasir yang gampang terikut angin menggambarkan panorama yang cantik yang artistik. Tidak sangsi, bila berpose di tempat ini terus hasilkan photo yang canggih. Untuk sampai ke gumuk pasir, Anda harus tempuh perjalanan dari jalur Rantepao dan memerlukan waktu lebih satu jam dengan jarak 25 kilometer.


19. Taman Prasejarah Leang Leang, Pegunungan Karst

Tempat Wisata Tana Toraja ini berada di Taman Nasional Bantimurung persisnya di teritori Maros Pangkep. Wilayah ini jadi Taman Nasional sebab ada teritori karst paling besar ke-2 di dunia sesudah Guangzhou, China. Taman prasejarah Leang Leang mempunyai luas sejumlah 43750 hektar dengan 286 gua, 30 salah satunya adalah gua monumental. Karakter tipe bebatuan yang berada di Maros ini persis sama sama seperti yang berada di Guangzhou dan Teluk Halong, Vietnam.

Tempat ini adalah tempat yang mendidik, sebab pengunjung bisa saksikan langsung bukti riil kehadiran manusia prasejarah. Bukti tapak tangan manusia purba terlukis di dinding-dinding gua. Mereka tinggalkan beberapa gambar hewan seperti babi rimba, ikan dan manusia. Gua karst jadi tempat tinggal untuk manusia purbakala sebab keadaan tanahnya yang subur dan suplai air tanah yang banyak hingga benar-benar bagus untuk bertahan hidup.


20. Gunung Nona

Gunung Nona jadi populer sebab namanya yang dari rupa dan wujud gunung. Konon wujud gunungnya yang serupa dengan kelamin wanita, karena itu masyarakat di tempat memberikan nama gunung ini ‘gunung nona'. Beberapa hal yang dapat dikerjakan di sini, khususnya kagum pada keelokan alam yang mengagumkan. Tanahnya yang subur dan lanscape Toraja yang unik jadi daya magnet tertentu.


Related Posts
sekut.net
Media Informasi Sekut Seputar Traveling.

Related Posts

Posting Komentar