6dxHRBFGRKAyUIIqbYZwq3xKt8iSxrQ4Q0yCi2zx

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Destinasi Wisata Taman Nasional Tanjung Puting


Sekut.net - Taman Nasional Tanjung Puting berada di Teluk Pulai, Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan tengah. Kota paling dekat ialah kota Pangkalan Bun. Taman Nasional Tanjung Puting mempunyai luas yang hampir serupa dengan Pulau Bali, yaitu 415.040 hektar. Bahkan juga kawasan ini adalah habitat untuk satwa-satwa epidemik dan dilindungi yaitu, orang utan, bekantan, lutung merah, beruang, kancil, dan kucing rimba. Di samping itu ada pula bermacam tipe burung, bermacam mamalia dan beberapa tanaman epidemik. Di lain sisi, tempat Taman Nasional ini adalah pusat pemulihan orang utan pertama di Indonesia. Awalannya, cagar alam ini diputuskan oleh Pemerintahan Hindia Belanda di tahun 1937 bernama Suaka Marga Satwa Sampit. Tahun 70-an diubah namanya jadi Suaka Margasatwa Tanjung Puting.

Destinasi Wisata Taman Nasional Tanjung Puting


Di dalamnya ada tiga posisi pelestarian orang utan, yakni Tanjung Keinginan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey. Camp Leakey ialah pusat pemulihan sekalian pusat riset orang utan paling besar. Dibuat pada 1970-an, kawasan ini jadi daya magnet khusus Taman Nasional Tanjung Puting. Untuk dapat meraihnya, Anda perlu telusuri Sungai Sekonyer yang berliku memotong rimba rawa gambut di samping kanan dan kirinya. Air sungainya condong warna merah kehitam-hitaman karena akar pohon yang tergenang di dalamnya. Perjalanan ke arah Camp Leakey biasanya memerlukan waktu seputar lima jam dengan memakai kapal kayu yang umum disebutkan dengan kapal kelotok dari Dermaga Kumai. Tetapi bila Anda memakai speedboat, waktu ini dapat dikurangi sampai separuhnya, seputar dua jam saja.

Meski memerlukan waktu lama, panorama Sungai Sekonyer benar-benar pas buat Anda yang punya niat refreshing dan nikmati alam. Perjalanan yang lamban di tengah-tengah rimba alam sudah pasti adalah barang mahal untuk Anda yang terlatih melihat macetnya ibukota atau deadline pekerjaan yang tidak ada selesainya. Sambil santai di atas kapal, Anda dapat dengarkan suara air yang berderu sekalian nikmati tindakan burung yang terbang bebas pada udara. Dimulai dari burung Raja Udang, Bubut, Pecuk Ular, sampai Rangkong dapat Anda dapatkan di sini. Nah, untuk Anda yang rawan terserang gigitan nyamuk, janganlah lupa, ya, untuk bawa lotion anti serangga agar nyamuk-nyamuk nakal malas hinggap di kulitmu. Dalam penelusuran Di sejauh sungai Sekonyer, telusuri dengan perahu klotok, penghujung disajikan panorama rimba tropis yang teduh. Bila mujur, akan menyaksikan panorama monyet-monyet yang bergelantung dari satu pohon ke pohon yang lain. Tetapi ingat, waktu telusuri sungai Sekonyer ke arah tempat objek wisata di TN Tanjung Puting, kita harus siaga dengan kedatangan buaya di sejauh sungai.


Tiket Masuk Taman Nasional Tanjung Puting

Untuk pelancong yang hendak bertandang ke Taman Nasional Tanjung Puting bisa mengawali perjalanan dari Pangkalan Bun. Selanjutnya teruskan perjalanan ke arah Kumai dengan waktu perjalanan seputar 15 menit. Kemudian pengunjung dapat meneruskan perjalanan memakai kapal tradisionil dengan waktu pintas seputar 2 jam. Biaya masuk kawasan taman nasional tanjung puting, untuk Pengunjung umum di hari kerja, wisatawan domestik dikenakan cuman Rp5.000 saja. Sedang untuk pelancong luar negeri tiket masuknya Rp150.000. Sedang untuk akhir minggu dan hari liburan, pelancong luar negeri akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 225.000 dan wisatawan domestik Rp7.500 saja. Spesial untuk anak muda yang memperlihatkan Kartu Pelajar atau Kartu mahasiswa Berlaku biaya RP. 0,-.


Kealamian dan Wisata Taman Nasional Tanjung Puting

Tidak ada sarana pendukung yang menyengaja ditujukan untuk pengunjung wisata, Ini kemungkinan untuk menjaga kealamian kawasan selaku rimba lindung. Untuk sarana Tempat istirahat, kamar makan, sampai kasur, bisa pengunjung peroleh pada Klotok yang mereka sewa untuk capai posisi ini. Untuk masuk kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, pengunjung lebih dulu harus naiki perahu dari dermaga yang berada di Kumai. Klotok, perahu tradisionil berikut yang akan dipakai oleh beberapa pengunjung untuk telusuri sungai Sekonyer saat sebelum datang di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Perahu tradisionil ini juga telah diperlengkapi dengan sarana yang komplet dimulai dari kamar mandi, tempat makan sampai kasur untuk istirahat. Perahu ini juga mempunyai wujud yang berbagai macam, ada yang ukuran besar untuk 20 penumpang sampai yang memiliki ukuran kecil untuk dua orang penumpang saja.

Taman Nasional Tanjung Puting rupanya adalah habitat asli untuk orang utan. Di saat ada di kawasan taman nasional ini, pengunjung dapat melihat kehidupan orang utan dimulai dari makannya sampai skema hubungan dengan orang utan yang lain. Di samping itu, di kawasan ini adalah daerah pelestarian orang utan paling besar di dunia dengan komunitas yang capai seputar 40 ribu orang utan. Seluruh orang utan itu menyebar di dalam atau luar Taman Nasional Tanjung Puting. Tidak cuman orang utan, di kawasan ini pengunjung bisa juga menemui spesies primata yang lain seperti bekantan dan monyet. Selanjutnya satwa yang lain yang hidup di tempat ini ada babi rimba, buaya dan yang lain.

Agar bisa mengenali riwayat berkenaan taman Nasional ini, pengunjung dapat bertandang ke Pondok Tanggui dan Camp Leakey. Tempat ini adalah pusat info tentang asal mula Taman Nasional Tanjung Puting. Tidak itu saja, di sini ada info tentang bagaimana perawatan orang utan diterpakan di konservasi ini. Di lain sisi pelestarian orang utan di daerah ini telah diawali sejak tahun 1971 dan sekarang sudah jadi pelestarian paling besar orang utan di dunia. Saat sebelum nikmati perjalanan di kawasan rimba wilayah tropis Tanjung Puting, ada banyak penyiapan yang seharusnya dibawa, salah satunya lotion anti nyamuk, sepatu gunung yang kedap air, baju rileks yang nyaman. Sebab akan semakin banyak habiskan waktu di kapal, sebaiknya bawa buku atau permainan hebat untuk membunuh waktu. Waktu masuk perairan Camp Leakey pengunjung akan menyaksikan perombakan warna air sungai dari warna coklat ke warna hitam. Warna hitam itu datang sebab terikut dari warna akar pohon-pohon walau sebenarnya bila jadi perhatian warna airnya sebenarnya benar-benar jernih hingga kita dapat menyaksikan apa yang ada dibalik air itu.

Di dalam tempat Taman Nasional Tanjung Puting pengunjung bisa juga menjumpai satu dusun yang namanya dusun Tanjung Keinginan. Dusun ini jadi tempat tinggal masyarakat yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan. Dusun ini posisinya berdekatan dengan Camp Tanjung Keinginan. Selanjutnya, di samping itu tempat ini adalah tempat tinggal beberapa sukarelawan yang menolong rutinitas di Taman Nasional Tanjung Puting. Ada sesuatu hal hebat yang dapat dikerjakan oleh pengunjung di saat menanti waktu feeding. Saat lagi santai pengunjung dapat bermain sampan dengan meminjamnya dari masyarakat seputar. Ini tentu saja menjadi aktivitas yang paling hebat. Di lain sisi jika penghujung cuman pengin santai dapat diam di perahu klotok sekalian berhubungan dengan pengunjung yang lain. Senja mulai nampak, penggantian waktu ke arah malam telah merapat sekarang waktunya waktu terhebat untuk menyaksikan terbenamnya matahari. Sunset di sini benar-benar tidak seindah dipantai-pantai atau posisi tinggi seperti bukit yang lain, sebab masih dikitari oleh rimba membuat sunset tidak terlihat begitu terang sebab tertutup pohon-pohon tinggi tetapi minimal kuningnya matahari yang akan tenggelam masih lumayan nampak dari terlalu jauh.


Related Posts
sekut.net
Media Informasi Sekut Seputar Traveling.

Related Posts

Posting Komentar