6dxHRBFGRKAyUIIqbYZwq3xKt8iSxrQ4Q0yCi2zx

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Destinasi Wisata Taman Nasional Bunaken Manado Sulawesi Utara


Sekut.net - Taman Nasional Bunaken Manado. Berlibur ke Manado, Sulawesi Utara, pastinya Bunaken tempati status paling atas dalam perincian lawatan siapa. Tujuan ini selalu tarik didatangi, diantaranya sebab kehadiran Taman Laut Bunaken yang memimpin daerah Taman Nasional Bunaken. Taman Nasional Bunaken adalah taman nasional yang ada di laut yang terletak ada di Sulawesi Utara, Indonesia. Taman ini sudah diputuskan oleh pemerintahan Indonesia selaku taman laut semenjak 27 tahun lalu. Taman Nasional Bunaken sendiri adalah perwakilan ekosistem laut Indonesia yang terbagi dalam padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai. Dengan luas capai 890.65 kilometer persegi, cuman 3% saja berbentuk dataran, salah satunya Pulau Naen, Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Siladen, dan Pulau Mantehage. Keelokan taman bawah laut bunaken benar-benar mengagumkan dan tak perlu disangsikan kembali, sebab ada seputar lebih dari 58 tipe terumbu karang, dan jadi habitat dari 290 spesies terumbu karang. Disamping itu spesies yang menempati Taman Nasional Bunaken lumayan banyak, minimal lebih dari 90 spesies ikan yang hidup di teritori taman nasional ini terhitung semenjak tahun 1991. Kecuali spesies ikan, di taman ini ada beberapa spesies lain, seperti moluska (hewan memiliki badan lunak) seperti cumi-cumi, reptil laut, mamalia laut, sampai spesies yang sangat jarang seperti penyu sisik (Hawksbill).


Taman Nasional Bunaken Manado


Mengenal Taman Nasional Bunaken Manado

Mengarah pada Wikipedia, Taman Nasional Bunaken adalah salah satunya taman laut pertama di Indonesia yang secara sah dibangun di tahun 1991. Tentang hal di tahun 2005, Indonesia mendaftar taman nasional laut ini ke UNESCO supaya ditempatkan selaku salah satunya Situs Peninggalan Dunia. Walau dengan status taman nasional dengan permodalan yang memenuhi, Taman Nasional Laut Bunaken sempat alami kemunduran kecil. Hal tersebut karena penambangan terumbu karang, kerusakan yang disebabkan oleh jangkar, penangkapan ikan memakai bom, rutinitas penyelaman, sampah, dan lain-lain. Kerusakan itu perlahan-lahan lebih baik, diantaranya sesudah World Wildlife Fund (WWF) memberikan kontribusi pelestarian selaku sisi dari "Sulu Sulawesi Marine Eco-region Action Rencana". Usaha pelestarian mencakup patroli, yang selanjutnya sukses kurangi pemakaian bom dalam tangkap ikan.

Pulau-pulau sebagai sisi dari Taman Laut Bunaken, memuat warga seputar 35.000 jiwa yang menyebar di 22 dusun. Warga Bunaken sejumlah besar ialah nelayan dan petani kelapa, ubi jalar, pisang dan rumput laut. Sesaat beberapa lainnya bekerja di bidang pariwisatanya, selaku pemandu atau kerja di cottage. Bunaken mempunyai ekosistem terumbu karang yang paling kaya, seputar 390 spesies menghiasi daerahnya. Disamping itu, taman laut ini selaku rumah untuk bermacam spesies ikan, mamalia laut, reptil, burung dan moluska. Pantai Bunaken berhias mangrove selaku rumah untuk temanan kepiting, lobster, moluska dan burung laut.

Keelokan Taman Laut Bunaken membuat bidang pariwisata wilayah ini selalu berkembang dalam jumlah lawatan yang tetap makin bertambah. Di antara 2003-2006, jumlah pengunjung Rekreasi Bunaken Manado sudah capai 32.000 – 39.000 jiwa. Dari jumlah itu, 8.000 – 10.000 salah satunya ialah pelancong luar negeri.

Dive Spot dan Snorkeling

Taman Laut Bunaken Manado mempunyai biodiversitas kelautan salah satunya yang paling tinggi di dunia. Hingga rutinitas khusus di sini ialah Scuba Diving dan Snorkeling. Umumnya pelancong yang bertandang ke sini benar-benar untuk menyaksikan keelokan bawah laut Bunaken lewat dua rutinitas itu. Walau taman laut ini sangat luas, capai 75.265 hektar, tetapi tempat penyelaman terbatas di semasing pantai yang melingkari ke-5 pulau sebagai bagiannya. Ada 20 titik penyelaman (dive spot) di Bunaken dengan kedalaman beragam, yang terdalam capai 1.344 meter.

Antara 20 dive spot yang ada, dua belas salah satunya berjajar dari sisi tenggara sampai barat laut Pulau Bunaken. Bila sahabat pelancong ketarik, coba di satu dari dua belas spot itu. Masalahnya spot-spot di Pulau Bunaken ialah yang paling favorit untuk nikmati keelokan Taman Laut Bunaken. Untuk dipahami, di beberapa titik penyelaman di Pulau Bunaken ada underwater great walls atau hangging walls. Arti itu sebagai wakil dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan meliuk ke atas, selaku sumber makanan untuk ikan-ikan yang berada di perairan seputar Pulau Bunaken.

Kecuali rutinitas menyelam, menelusuri Pantai Bunaken bisa juga jadi aktivitas yang bagus sekali. Cicipilah keelokan pemandangan yang ada, santai atau juga bisa lakukan island hopping dari 1 pulau ke pulau yang lain. Bila waktu rekreasi berlebihan, juga bisa memperlebar penelusuran ke cagar alam Duasudara Nature. Selaku info tambahan, waktu terhebat untuk berekreasi ke Taman Nasional Bunaken ialah sekitar bulan Mei sampai Agustus. Spesial bila pengin pergi pada bulan Juli-Agustus, yakinkan sudah memperoleh resort dan operator selam, sebab bulan-bulan ini adalah musim berlibur.

Daya Tarik Taman Nasional Bunaken

Taman Nasional Bunaken mempunyai keelokan bawah laut yang memesona salah satunya ada 390 spesies terumbu karang, 3.000 spesies ikan, spesies alga, dan spesies rumput laut. Karena keelokan dan keunikannya, tempat ini sukses masuk ke World Alami Heritage. Taman ini memiliki kurang lebih 20 dive spot atau titik penyelaman dengan bermacam tingkat kedalaman air laut yang bermacam. Terumbu karang yang elok dan air yang jernih jadi fakta beberapa diving pengin menyelam di situ.

Di Taman Nasional Laut Bunaken ada salah satunya tipe penyu sangat jarang, yakni penyu sisik. Penyu sisik (Hawksbill) adalah salah satunya tipe penyu yang sangat jarang, dan sudah diputuskan selaku penghuni terpopuler di Taman Nasional Bunaken. Kecuali penyu sisik, Taman Laut Bunaken mempunyai makhluk ciri khas laut yang lain seperti pohon damselfish, clownfish, angelfish, dan ada banyak kembali spesies yang hidup di Taman Nasional yang ada di Bunaken ini.

Kemudian kemungkinan sedikit yang mengetahui mengapa salah satunya posisi penyelaman diberi nama puing-puing kapal. Rupanya nama itu memang benar-benar ada puing-puing kapal di sini. Dahulu beritanya ada kapal punya pedagang Jerman yang dulunya karam. Kapal ini selanjutnya jadi rumah untuk beberapa puluh ribu ikan di sini.

Taman Nasional Bunaken adalah perwakilan ekosistem laut Indonesia, mencakup padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai. Di tahun 2005, UNESCO sah masukkan taman ini ke dalam Situs Peninggalan Dunia, sebab keelokan dan ada macam spesies yang hidup dalam bawah laut. Taman Nasional Bunaken mempunyai berbagai macam ekosistem terumbu karang yang paling kaya dan lebih dari 390 spesies terumbu karang di dunia berada di taman ini. Tumbuhan laut atau alga laut lumayan banyak dijumpai macamnya di daerah ini, dimulai dari Caulerpa, Padina, dan Halimeda, sedang untuk tipe rumput laut yang dapat dijumpai di Taman ini ialah Thalassaodendron ciliatum, Thalassia hemprichii, Enhallus acoroides.

Kecuali tanaman laut dan terumbu karang, Taman Nasional Bunaken memiliki bermacam tipe spesies lain, seperti mamalia laut, ikan, kura-kura epidemik, reptil, burung, hewan moluska, dan pohon mangrove. Untuk tipe ikan sendiri, di Taman ini minimal lebih dari 90 spesies ikan yang tinggal di daerah ini. Taman Nasional Bunaken dapat disebut selaku perwakilan dari seluruh ekosistem laut yang berada di Indonesia, mencakup padang rumput laut, terumbu karang, beberapa spesies iklan, dan ekosistem pantai. Keberagaman hayati yang berada di Taman Bunaken sangatlah baik dan cukup memesona, dan nyaris 70 % spesies yang ada di dunia, baik itu spesies ikan, terumbu karang, dan lain-lain berada di Taman Nasional ini.

Sarana di Taman Nasional Bunaken Manado

Seperti Kepulauan Seribu Jakarta, selaku salah satunya surga rekreasi bahari Indonesia, sarana rekreasi Bunaken juga mencukupi. Bermacam fasilitas berbentuk hotel pada harga dan sarana beragam sudah ada. Upayakan sudah pesan jauh hari untuk memperhitungkan kekurangan stock. Untuk sahabat pelancong yang membuat perjalanannya ala-ala backpacker, juga bisa sewa dan menginap di beberapa rumah masyarakat. Ongkos sewa biasanya seputar 100-200 ribu rupiah, tergantung pada sarana dan waktu menginapnya. Harga sewa bisa juga berbeda, bila Anda pun pengin sekaligus dibuatkan makanan oleh pemilik rumah.

Untuk permasalahan konsumsi, banyak ada warung makan yang biasanya menyediakan bermacam seafood dengan minuman ciri khas pantai, yaitu es kelapa muda. Selebihnya, ada persewaan beberapa alat diving dan snorkeling. Ada pula pelatih selam dan tur guide yang umumnya sudah kuasai bermacam bahasa, salah satunya bahasa Perancis, Belanda, Inggris, dan Jerman.

Tiket Masuk Taman Nasional Bunaken

Untuk masuk ke kawasan Taman Nasional Bunaken, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp5.000 saja untuk wisatawan domestik. Sementara turis asing dikenakan biaya sebesar Rp150.000. Lalu Anda juga dapat menyewa berbagai alat untuk Snorkeling sebesar Rp150.000, alat untuk Diving sebesar Rp350.000, atau bahkan Anda bisa menyewa tour guide dengan biaya sekitar Rp150.000.



Related Posts
sekut.net
Media Informasi Sekut Seputar Traveling.

Related Posts

Posting Komentar