6dxHRBFGRKAyUIIqbYZwq3xKt8iSxrQ4Q0yCi2zx

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Destinasi Wisata Pegunungan Jayawijaya di Papua


Puncak Jayawijaya

Destinasi Wisata Pegunungan Jayawijaya di Papua


Sekut.net - Pegunungan Jayawijaya ialah nama untuk jejeran pegunungan yang terhampar memanjang di tengah-tengah propinsi Papua Timur, Papua ( Indonesia ) sampai Papua Newguinea. Jejeran pegunungan yang memiliki beberapa puncak paling tinggi di Indonesia ini tercipta beberapa ribu tahun lalu, yang berasal dari pengangkatan landasan laut.

Pegunungan Jayawijaya mempunyai ketinggian capai 4.800 mdpl, hingga memungkinkannya pucuknnya di selimuti oleh salju kekal. Tapi sebab pemanasan global, salju kekal ini saat ini mulai berkurang dan diprediksi akan jadi kering. Hingga, bukan mustahil nantinya pegunungan ini akan kehilangan salju sama seperti yang berlangsung pada gunung Kilimanjaro di Tanzania.

Puncak Jayawijaya adalah gunung dengan ketinggian sampai capai 4.884 meter di permukaan laut dari Pegunungan Jayawijaya. Gunung ini berada di titik koordinat S 04°04.733 dan E 137°09.572. Gunung adalah gunung kapur paling besar di Indonesia. Gunung yang membubung tinggi merusak langit dan tembus awan ini adalah titik paling tinggi yang berada di Papua atau bahkan juga di Oseania dan Benua Australia. Puncak Jayawijaya ialah titik paling tinggi yang mencakup Andes dan Himalaya, dan disebutkan – sebutkan selaku puncak paling tinggi dari bermacam pulau di penjuru dunia.

Secara administratif Puncak Jayawijaya barada di Kisaran Sudirman atau Dugunduguo, persisnya di propinsi Papua Barat. Puncak Jayawijaya adalah puncak paling tinggi dari semua sisi wilayah Indonesia. Gunung ini masuk ke jejeran pegunungan Jayawijaya yang menghampar benar-benar luas, bahkan juga menjadikan satu dua negara. Pegunungan ini memanjang dari propinsi Papua Barat wilayah Indonesia sampai Papua Nugini di Pulau Irian. Tetapi antara pegunungan yang luas ini, gunung paling tinggi berada di wilayah propinsi Papua Barat, Indonesia. Hingga secara administratif Indonesia masih mujur, sebab di puncak itu sebagai sasaran beberapa pendaki kelas dunia.

Indonesia sendiri adalah negara yang beriklim tropis. Sama seperti yang telah Anda kenali, negara ini menghampar di atas garis Khatulistiwa, jadi tidak kemungkinan bila ada salju di tanah ini. Tetapi hukum itu tidak berlaku untuk Puncak Jayawijaya. Sebab dinginnya salju terus menyelimutinya Puncak Jayawijaya. Benar-benar aneh, tetapi berikut sebagai daya magnet tertentu untuk Puncak Jayawijaya. Gunung ini adalah satu – satunya gunung yang diselimuti salju di wilayah Indonesia. Walau tidak seluruhnya puncak di pegunungan Jayawijaya ini bersalju.

Gunung ini termasuk juga dalam type Alpine Glaciation bila disaksikan dari type gletsernya. Sedang di tempat yang lebih rendah dari puncak paling tinggi, bisa digolongkan di dalam type Valley Glacier. Valley Glacier adalah gletser yang mencair hingga turun dan mengucur ke tempat yang lebih rendah. Bisa ditegaskan, di wilayah pegunungan ini ada sungai es. Peristiwa ini tidak bisa anda jumpai di belahan bumi mana saja. Benar-benar unik dan mempesona. Puncak Jayawijaya masuk ke "Seven Summit" yakni tujuh puncak benua dan umum diketahui selaku Piramida Carstenz.

Ada di Puncak Jayawijaya adalah mimpi pendaki sejati yang pengin melihat cantiknya satu bagian lain dari bumi ini. Jika Anda menyaksikannya dari udara, gunung ini seperti brownies yang disiram dengan susu kental manis rasa vanilla. Bahkan juga, saat cahaya matahari menimpa, panorama di gunung ini tidak kalah menariknya. Sinar matahari dipantulkan oleh putinya salju, membuat kemilau – kemilau riil yang mempesona.

Kecuali diketahui dengan puncak Jaya, puncak paling tinggi ini dikenal juga dengan panggilan Carstenz Pyramide, atau Puncak Carstensz. Puncak Jayawijaya mempunyai temperatur sampai 0 derajat celcius, bahkan juga dapat minus pada keadaan – keadaan spesifik. Di Puncak Jayawijaya oksigen benar-benar susah didapat. Dengan medan yang curam dan beresiko hingga bisa disebutkan selaku arah trakking yang paling melawan. Tetapi, itu seluruh akan terbayar dengan panorama alam yang disuguhi oleh gunung itu. Ini jadi kebanggaan tertentu untuk beberapa trakker bila dapat sampai di Piramid Carstenz. Satu peninggalan alam yang unik dan melawan.

Saat ada disitu, Anda bisa banyak menjumpai Suku Dani. Suku ini adalah warga di tempat yang termasuk primitif. Dalam sehari-harinya mereka masih hidup dengan tradisi, budaya bahkan juga rutinitas seperti manusia di jaman batu. Cukup aneh, itu yang akan Anda ucapkana bila bertandang ke sana sebab di jaman yang kekinian bahkan juga tehnologi sangat hebat, masih saja suku yang semacam ini. Tetapi disini titik keunikannya. Kecuali bisa trakking ke Puncak Jayawijaya yang benar-benar memesona, Anda akan mendapatkan pengalaman baru, yakni berjumpa langsung dengan masyarakat Suku Dani yang kaya kebudayaan. Di tengah-tengah – tengah mereka, Anda akan rasakan kesan jadi manusia di jaman batu. Pengalaman yang paling mengagumkan untuk Anda bila bisa berjumpa langsung dan bertegur sapa sama mereka.

Puncak Jayawijaya berada di negara Indonesia, tetapi trakker yang tiba lebih beberapa dari luar negeri. Mereka berminat untuk menaklukan salah satunya gunung paling tinggi yang masuk di dalam 7 puncak paling tinggi di dunia dengan semua keunikannya. Bahkan juga terdaftar lebih dari 300 trakker asal luar negeri menyengaja tiba untuk berkunjung Puncak Jayawijaya, namun kontradiksi dari itu jumlah trakker lokal cuman beberapa puluh saja. Ini karena untuk memperoleh perizinan mendaki gunung ini sangat susah.

Perlu Anda kenali, 5% dari cadangan es di dunia berada di Puncak Jayawijaya. Tetapi, sebab pemanasan global yang makin bertambah, beberapa es di gunung ini semakin mencair setiap tahunnya. Benar-benar sayang, sebab rekreasi alam yang termasuk unik bahkan juga mengagumkan ini harus memikul mengakibatkan. Saat sebelum es di Puncak Jayawijaya mencair seutuhnya, jangan sia – siakan waktu Anda untuk bertandang dan nikmati daya tarik alam yang unik dari Puncak jaya Wijaya di Papua.

Puncak Jayawijaya diketemukan pertamanya kali pria namanya Jan Carstensz di tahun 1623. Beliau ialah orang yang pertamanya kali menyaksikan ada puncak bersalju di wilayah tropis, persisnya di pulau Papua. Sebab penemuan itu, Puncak Jayawijaya lebih diketahui bernama Carstensz Pyramid oleh dunia. Ambil nama itu awalannya berawal dari nama "Carstensz" sendiri untuk menghargakan jasanya dan Pyramide bermakna puncak. Sedang nama Puncak Jayawijaya, adalah nama yang diberi oleh Ir. Soekarno sesudah sukses melepaskan wilayah Papua barat dari jajahan Belanda.

Awalannya tidak ada yang yakin dengan penemuan Jan Carstensz. Satu gunung yang di selimuti oleh es di wilayah yang tropis. Benar-benar bila dipikir kurang logis. Tetapi sesudah 3 era dari penemuan ini, masyarakat dunia baru yakin bila gunung itu betul – betul ada. Sampai saat ini gunung ini jadi salah satunya tempat wisata pendakian kebanggaan Indonesia bahkan juga di dunia.

Agar bisa menaklukan gunung yang ini, tentu saja Anda harus mempersiapkan dana yang cukup banyak. Sebab untuk mencapai Puncak Jayawijaya tidak gampang. Jika Anda berasal di luar kota, Anda harus transit di Lembah Illaga, Papua. Disana Anda harus lakukan tracking dalam suatu rimba yang lebat yang mempunyai kelompok satwa yang cukup beresiko. Untuk menempuhnya, dibutuhkan waktu seputar 7 hari perjalanan. Jalur ini termasuk susah, hingga sebaiknya Anda tempuh lajur lain yakni dengan memakai hellicopter yang akan bawa Anda ke arah tempat perkemahan dari wilayah Puncak Jayawijaya yakni berada di Danau Valley. Ini benar-benar dianjurkan, ingat bahaya yang akan Anda jumpai di rimba.

Kecuali transportasi, perkemahan dan peralatan yang ideal benar-benar dibutuhkan. Anda pun harus lakukan perizinan ke petugas jauh – jauh-beberapa hari. Ingat di wilayah ini benar-benar riskan perselisihan antar suku, karena itu diperlukan ketrampilan spesial untuk tangani permasalahan perizinan. Benar-benar dianjurkan Anda menggunakan layanan biro perjalanan, supaya mempermudah Anda untuk mencapai Puncak Jayawijaya dengan gampang.


Related Posts
sekut.net
Media Informasi Sekut Seputar Traveling.

Related Posts

Posting Komentar