6dxHRBFGRKAyUIIqbYZwq3xKt8iSxrQ4Q0yCi2zx

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Museum Ulen Sentalu di Lereng Gunung Merapi



Ada dua kesan dalam ingatan para wisatawan yang pertama kali mengunjungi museum ullen Sentalu. Sekilas bangunan yang menyerupai kastil dalam dongeng dan tidak terlihat seperti museum pada umumnya. Banyak pepohonan besar yang mempunyai akar-akar serta menjuntai di pelataran museum, pemandangan ini sangatlah unik bagi para wisatawan yang datang, terlebih saat menatap relief raksasa yang terdapat pada bagian depan museum.

Keunikan museum ullen Sentalu tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Melihat namanya pun wisatawan akan bertanya-tanya istilah ullen Sentalu itu berasal. Seperti benda yang dipamerkan oleh museum tersebut. Yakni aneka ragam warisan artefak khas kerajaan Mataram. Nama ullen Sentalu diambil dari istilah Jawa, merupakan akronim dari ulating blencong sejatine tataning lumaku yang mempunyai arti nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan. Ini merupakan falsafah yang diambil dari sebuah lampu minyak yang digunakan dalam pertunjukan wayang kulit. Kata pelancong yang dipersonifikasikan sebagai penuntun dan penerang bagi perjalanan hidup umat manusia. Dari mana itulah turut diadopsi dalam koleksi dan pertunjukan yang ditampilkan sepanjang kunjungan ke museum ullen Sentalu.

Museum Ulen Sentalu di Lereng Gunung Merapi


Museum ini akan memberikan pengalaman buat kalian di mana ada beberapa peraturan yang wajib dipatuhi dan meninggalkan kesan di dalamnya bagi para pengunjung museum ullen Sentalu. Para wisatawan dilarang mengambil foto maupun rekaman video melalui kamera ataupun ponsel saat mengunjungi museum ini. Satu-satunya bolehkan untuk menjadi latar belakang foto pengunjung hanya pada relief di bagian depan museum saja. Museum ini juga memberlakukan perubahan susunan display artefak dalam kurun waktu tertentu, sehingga dalam kunjungan yang berbeda-beda pengunjung mampu mengoleksi kesan yang bervariasi dalam setiap kunjungannya, dan bukan sekedar melihat dari foto.

Dari museum ullen Sentalu terbagi dalam beberapa ruangan dan kita akan mengunjunginya secara runtut. Bangunan museum ini sangatlah bernuansa Jawa kental yang akan terasa saat kita menginjakkan kaki di ruangan-ruangan tersebut. Terlebih karena musim ini banyak menyajikan koleksi batik dan artefak kerajaan Mataram, seperti gamelan, lukisan, patung, busana batik dan beberapa naskah kuno. Nuansa magis pun kian terasa saat kita melintasi koridor museum ini, dan dihiasi dengan aneka arca Dewa Hindu dan Budha yang berasal dari abad ke-8. Tidak hanya itu, meski menyajikan beraneka koleksi langka, harganya pun cukup terjangkau, yani kisaran Rp30.000 per orangnya. Apakah kalian sudah tidak sabar untuk mengunjungi Museum ullen Sentalu ?

Related Posts
sekut.net
Media Informasi Sekut Seputar Traveling.

Related Posts

Posting Komentar